6 Cara Ampuh dan Mudah Bersihkan Retainer Setiap Hari, Bilas dengan Air hingga Gunakan Cuka

Pentingnya membersihkan retainer yang digunakan setiap harinya. Namun, banyak pemakai retainer yang menghabiskan waktu lama menggunakan retainer tanpa membersihkan perangkat ini. Pasalnya, bakteri yang menumpuk di gigi juga bisa tumbuh di retainer yang digunakan.

Akibatnya, memasukkan retainer yang tidak bersih ke dalam mulut seperti hal nya mengoleskan larutan yang mengandung bakteri dan plak ke gigi dan gusi. Melansir Medical News Today , jika Anda tidak tahu cara membersihkan retainer, ada beberapa solusi sederhana yang dapat dilakukan. Namun, Anda harus selalu berkonsultasi dengan dokter gigi atau ortodontis terlebih dahulu, jika memang mengkhawatirkan kebersihan retainer.

Berikut ini terdapat enam tips yang dapat Anda terapkan untuk membersihkan retainer. Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 159: Dampak Perdagangan Internasional Bagi Kehidupan Negara Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 159 K13: Dampak Positif Negatif Perdagangan Internasional

Respon Tak Terduga Gibran Soal Gugatan Almas Tsaqibirru yang Muluskan Anak Jokowi Jadi Cawapres Soal & Kunci Jawaban IPS Kelas 9 SMP Halaman 159, Dampak & Hambatan Perdagangan Internasional Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 196, Manfaat Perdagangan Internasional

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 101 102 Kurikulum Merdeka Halaman 3 Air tidak akan membersihkan retainer dengan sendirinya, akan tetapi minum banyak air di siang hari dapat mencegah pertumbuhan bakteri yang berlebihan. Menjaga retainer tetap lembap akan membantu mencegah kerusakan pada retainer.

Air juga melawan mulut kering yang berhubungan dengan kerusakan gigi. Jika retainer Anda terasa kotor, Anda dapat mencoba membilasnya dengan air di dalam mulut dengan cara berkumur kumur beberapa kali. Perhatikan saat konsumsi soda dan minuman manis lainnya karena dapat mempengaruhi retainer.

Pastikan Anda melepas retainer sebelum menikmati minuman manis dan sebelum makan apapun. Pasalnya, retainer yang mengering akan lebih rentan rusak, karena itu jangan biarkan retainer Anda mengering, apalagi dalam semalam. Sebagai gantinya rendam retainer dalam air saat retainer tidak digunakan.

Saat sikat gigi, pastikan Anda juga menyikat retainer yang Anda gunakan. Cara terbaik ialah menggunakan sikat gigi berbulu lembut dan pasta gigi non pemutih. Setelah itu, lepas retainer dan bilas hingga bersih. Anda harus menyikat gigi lagi setelah melepas retainer untuk membersihkan area yang tertutup oleh retainer.

Membersihkan retainer dengan pembersih gigi palsu adalah hal yang aman dari waktu ke waktu, terutama jika tidak ada pilihan lain yang tersedia. Namun, seiring berjalannya waktu, pembersih gigi palsu dapat membuat retainer menjadi kuning. Untuk membersihkan dengan pembersih gigi palsu, Anda harus membilas retainer dan membiarkannya terendam dalam pembersih gigi palsu selama kurang lebih 20 menit.

Setelah dikeluarkan, Anda harus menggosoknya dengan lembut menggunakan sikat gigi yang lembut. Jika retainer terasa seperti pembersih gigi palsu setelahnya, pembilasan harus dilanjutkan hingga tidak lagi terasa seperti itu. Soda kue merupakan disinfektan yang aman dan serbaguna. Ini juga dapat membantu memutihkan retainer yang sudah menguning.

Soda kue dapat mengendalikan bakteri tanpa bahan kimia dan mencegah retainer mengembangkan ketidakseimbangan pH yang membahayakan mulut. Untuk menggunakan soda kue, Anda harus membuat pasta yang terdiri dari setengah air dan setengah soda kue. Campurannya harus cukup kental agar pasta dari soda kue tersebut menempel pada retainer.

Kemudian gosok retainer dengan lembut menggunakan pasta soda kue tersebut dan sikat gigi yang lembut. Residu harus dihilangkan dengan membilas retainer secara keseluruhan. Cuka putih adalah disinfektan lembut yang dapat menghilangkan bau dan residu.

Untuk membersihkan retainer dengan cuka, Anda harus membuat campuran dalam wadah kecil yaitu setengah cuka putih dan setengah air hangat. Retainer kemudian harus direndam dalam campuran tersebut selama 20 menit. Jika retainer tersebut tertutup lapiasan endapan mineral, sikat gigi yang lembut dapat digunakan untuk menggosok retainer hingga bersih.

Setelah itu bilas dengan air dingin, sebaiknya direndam lagi selama 20 menit. Obat kumur dirancang untuk melawan plak, bakteri, dan endapan lain di dalam mulut. Selain itu, obat kumur juga dapat membersihkan retainer jika pilihan lain tidak tersedia.

Menggunakan obat kumur untuk membersihkan retainer setiap saat tidaklah ideal dan mungkin tidak cukup membersihkannya secara menyeluruh. Obat kumur yang mengandung alkohol juga dapat mengeringkan penahan gigi dan mulut. Jika tidak ada pilihan lain yang tersedia, Anda dapat mencoba mencelupkan retainer ke dalam obat kumur non alkohol selama 2 3 menit.

Kemudian bilas dengan air dingin, lalu sikat secara perlahan menggunakan sikat gigi yang lembut. Jika Anda ragu ragu membersihkan retainer yang Anda gunakan, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter gigi atau ortodontis untuk mendapatkan solusi. Baca berita lain seputar kesehatan

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *